Dikutip dari pernyataan Bpk. Mario Teguh dalam Acara Golden Ways di Metro TV, Minggu tgl. 31 Agustus 2008 kemarin.

 

Episode kemarin sangat bagus sekali, yaitu “ Just The Way You Are “ jadilah dirimu sendiri apa adanya.

Begitulah kita, “Jadiah diri sendiri apa adanya, tapi apa adanya itu adalah hebat adanya”. Bahkan lebih hebat adanya, Lebih kuat adanya, Lebih pandai adanya dan lebih berwibawa adanya.

 

Ini pengertian yang begitu mendalam, bahkan sangat dalam, kita tidak bisa meniru orang lain dan berubah seperti orang lain. Kalaupun bisa itu bukanlah diri kita, namun itu kepura-puraan kita, semakin kita menonjokan diri seperti orang lain, maka sekin menonjolah kepura-puraan itu.

 

Kita tidak bisa memakai standar orang lain untuk merubah diri kita, karena tidak akan seratus persen cocok untuk kita, malah akan membuat kita salah dan lain-lain.

 

Maka jangan meningkatkan kwalitas kepura-puraan kita, tapi tingkatkanlah kwalitas murni diri kita apa adanya.

 

Yang di janjikan oleh upaya kita adalah apa yang kita inginkan nanti terjadi pada diri kita. Maka dari itu berubalah dengan apa adanya kita untuk lebih maju dan lebih baik lagi.

 

Tentunya tidak sekedar berubah. Kalau hanya sekedar berubah bisa-bisa perubahan hidup yang kita inginkan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan.

Bagaimanakah perubahan itu semestinya?

Berubah yang benar yaitu kita harus tahu berubah menjadi apakah kita nantinya?, bagaimana cara merubahnya?, dengan cara apa kita merubahnya? Dan bagaimana tujuan perubahan itu. Maka barang tentu ini harus sesuai dengan  pribadi kita masing-masing.

Ingat kita tidak boleh meniru orang lain. Kita punya ciri khas sendiri yang akan menarik kita pada perubahan itu. Maka dari itu sadari, kenali dan arahkanlah perubahan pada diri kita tersebut.

 

Di bawah ini adalah contoh perjalanan hidup yang kita rencanakan sendiri.

 

Menurut Bpk. Mario Teguh dari gambar tersebut*, kebanyakan dari kita masih menjadi biasa biasa saja dan tidak berubah menjadi lebih maju, karena masih menggunakan cara lama untuk bangkit dari kehidupan yang biasa tersebut. Maka dari itu ubahlah cara hidup kita dengan cara yang baru, namun harus dilakukan dengan cara yang benar.

 

Begitulah hidup, hidup terus berubah, yang mempengaruhinyapun sangat beragam dan komplek. Kita yang berada di dalamnya mau tidak mau juga harus berubah agar bisa menyeimbangkan diri. Kalaupu tidak, hidup akan melindas kita.

Seperti yang dituturkan oleh Andrie Wongso, Hidup itu keras dan kita harus lebih keras dari pada hidup ini.

Dan menurut Bpk. Mario Teguh , Hidup kita itu Harus Luas, Besar, Pandai, Bermanfaat dan yang sederhana itu adalah pribadi kita.

 

Ingat Jadilah diri kita apa adanya, dan apa adanya tersebut harus Hebat Adanya.

Hebat disini berarti harus membangun kwalitas diri sebanyak-banyaknya.

 

Sebagai penutup dari acara Golden Ways, Bpk. Mario Teguh menuturkan, Bahwa :

Berfokuslah pada perubahan-perubahan kecil, dan lihatlah apa yang akan terjadi.

 

* Gambar diatas telah disesuaikan oleh penulis.

Iklan
Oleh: Lutfi QQ | 4 September 2008

Ada yang lain di Ramadhan

Sudah ku dengar dengan Lantang lirik-lirik lagu Bimbo yang bertemakan Puasa “Ada anak bertanya pada bapaknya, buat apa berlapar-lapar puasa…..dst.”

Atau juga lagu-lagu dari group band Gigi. Ehm Merdu dan menyemangatiku yang Alhamdulillah sudah tiga hari ini menjalankan ibadah puasa. Sungguh berkah bulan ini, penuh Rahmat (kasih sayang dan ampunan dari Allah SWT). Setiap menjelang buka puasa, anak-anak kecil termasuk juga aku dulu ketika masih kecil menghitung jam demi jam, menit demi menit dan detik demi detik untuk menunggu datangnya waktu buka. Ya serasa tahun baru setiap hari. J

 

Waktu sahur tiba, Ibu dengan sabar dan ikhlasnya bangun lebih awal untuk menghangatkan makanan dan membangunkan kami. Dan Ayah begitu sabarnya diterik panas matahari, bekerja mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan di bulan ramadhan, bahkan untuk kebutuhan baju-baju baru dan kue-kue di hari Raya.

 

 Waktu sore hari dijalan-jalan raya & perempatan jalan sangat ramai dengan pengunjung dan penjual jajanan buka puasa. Istilahnya (Ngabuburit). Rumah Allah (Masjid) sangat ramai dikunjungi oleh umat yang ingin sholat, ngaji (tadharus) Al Qur’an, Atau berdiam diri untuk terus berdzikir (mengingat Allah). Apalagi menjelang sholat Isya’ semua umat muslim dari anak-anak, remaja, Ibu-Ibu, Bapak-bapak, Kakek, & nenek berbondong-bondong pergi ke masjid sambil menyandang mukena dan sajadah untuk sholat Isya’ dan Tarawih. Subhanallah… Indah sekali bulan ini. Selain itu semua ibadah kita dilipat gandakan oleh Allah pahalanya. Tak ketinggalan pula acara-acara televisi begitu ramainya dengan program-program Ramadhan. Banyak Hikmah di bulan ini. Tapi sayang datangnya hanya sebulan sekali.

 

Itulah kondisi (atmospher) di bulan Suci ini, dan Alhamdulillah di usia ku saat ini, aku sudah melewatkan 24 atau 23 atau 22 kali Bulan Ramadhan. Ada begitu banyaknya kenangan-kenangan manis di Bulan Ramadhan. Keakraban dengan teman, shahabat, kerabat, keluarga, orang tua dan juga keakraban kita kepada Allah SWT dalam Ibadah dan do’a-do’a kita begitu kental di bulan suci ini. Banyak cerita-cerita menarik dan unik, dari bangun telat sahur, waktu buka tiba masakan belum matang atau hangus karena terburu-buru, makan dan minum siang hari karena lupa, ketiduran di kantor, adik-adik atau anak-anak kita yang merintih karena tidak kuat puasa walau dijatah hanya setengah hari, serta cerita-cerita seru waktu mudik ke kampung halaman. Subhanallah.., Ini terjadi hanya di Bulan Ramadhan ini.

Itulah Ramadhan, Ada yang lain di bulan suci ini….

 

Oh Ramadhan

Ketika yang bertaqwa sangat gembira menyambut kedatanganmu

dan ketika yang bertaqwa sangat sedih saat kehilanganmu

kau begitu dirindukan selama 11 bulan oleh umat pencintamu

kau begitu dinantikan oleh  oleh umat yang senang kepadamu

Begitu banyakkah, air mata disajadah memohon kepada Allah agar usia ini bisa berjumpa kepadamu tahun depan. Sedang tubuh ini semakin tua dan ajal tidak tahu kapan akan datang.

Marhaban ya Romadhan

Marhaban ya Syahruh Siam

Marhaban ya Syahruh Mubarok

 

Selamat datang bulan Penghapus dosa

Selamat datang bulan penuh kegembiraan

Oleh: Lutfi QQ | 2 September 2008

“ Lentera Hati ”

Itulah judul sebuah lagu yang dinyanyikan Nugie pada acara Kick Andy kemaren di Metro TV, Salah satu acara Talk Show yang paling aku senangi.

Tidak seperti episode-episode sebelumnya, episode kemaren begitu menyentak pikiranku.

Diawali dengan penampilan Penyanyi yang cukup terkenal yaitu Nugie yang menyanyikan sebuah lagu ciptaannya sendiri yang berjudul “Lentera Hati”.

Lagu tersebut menceritakan kisah manusia yang mengikuti panggilan jiwanya untuk meraih tujuan dan kebahagiaan hidupnya.

Seperti kita ketahui, bahwa banyak diantara kita, termasuk aku sendiri berada pada jalan hidup yang tidak sesuai dengan hati nurani. Sehingga saat inipun kita merasa kurang bahagia terhadap pencapaian dalam hidup ini.

 

Menentang panggilan jiwa dan menuruti keinginan orang lain, misalnya orang tua, keluarga & teman ataupun ikut-ikutan menjalani kehidupan seperti orang lain. Ujung-ujungnya kita merasa salah arah dalam mengambil jalan hidup ini, misalnya kurang bahagia dalam pendidikan ataupun dalam menjalani karier kita .

 

Pada sesi kedua dalam acara Kick Andy tersebut ditampilkan orang-orang yang sukses dalam kehidupan dan kariernya yang mana orang-orang tersebut telah mengikuti kata hati / panggilan jiwanya. Termasuk Nugie sang penyanyi tadi yang pada awalnya dipaksa oleh orang tuanya untuk kuliah dan tidak menggeluti bidang musik, namun dia yakin bahwa musik adalah panggilan jiwanya.

 

Kemudian, Seorang Demian yang kita kenal sebagai Ilusioner atau pesulap yang di TV adalah seorang Sarjana Ekonomi, namun seperti penuturannya dia mengikuti kata hatinya untuk menjadi seorang pesulap di bandingkan dengan menjadi seorang karyawan yang bekerja dibelakang meja.

 

Setelahnya ditampikan seorang Chef atau Koki Kue yang sering muncul di TV, ia adalah Bara yang saat ini juga sudah memiliki Restoran Pribadi.

Awalnya Bara yang merupakan anak seorang diplomat ini ingin mengikuti jejak ayahnya untuk menjadi seorang diplomat juga, hingga dia menempuh jalur pendidikan yang sesuai dengan keinginannya pada saat itu.

Namun dipertengahan jalan dia menempuh jalan hidupnya menjadi seorang Koki. Hal inipun pada awalnya tidak pernah ia pikirkan.

 

Acara Kick Andy tersebut berlanjut dengan penampilan tokoh yang saat ini menjadi Public Speaker (Inspirator dan Motivator) yang terkenal, terutama di Bali. Yaitu Bpk. Gede Prama. Dan Kemudian Penampilan Helmi Yahya. Kedua Tokoh inipun membicarakan hal yang serupa, yaitu kita harus mengikuti kata hati atau panggilan jiwa kita. Dan itulah jalan hidup kita. Bahkan Gede Prama bilang “Jika kita mengacuhkan panggilan jiwa ini, nyawa kitapun bisa terancam karenanya”.

 

Ini memberikan Inspirasi dan mengisyaratkanku, bahwa kenapa aku menjalani hidup ini koq nggak Happy.

Sejak menonton acara itu aku terus termenung dan berusaha mengungkap satu hal yaitu mendengarkan lagi panggilan jiwaku.

Ternyata yang aku dengar adalah Penulis Buku, ya menjadi seorang penulis. Entah mengapa semakin aku mendengarnya semakin kuat saja kata-kata itu, namun sebelumnya aku ingin sekali menjadi seorang pembisnis online atau affiliate marketing, dari membaca artikel gratis dari internet marketer profesional, hingga aku beli modem CDMA Rp.650.000 untuk koneksi internet di rumahku, yang ternyata koneksinya sangat lambat, ehm… aku rugi. Untuk modal pengetahuan tentang bisnis inipun aku tidak punya, hanya

keyakinan saja, aku bisa sukses. Namun masih banyak keraguan di dalamnya.

 

Nah ketika aku mendapatkan inspirasi dari acara kick Andy ini, aku mulai mendengarkan kata hatiku, dan seperti yang ku katakan tadi yang ku dengar adalah menjadi seorang penulis. Ini mengingatkan aku bahwa memang dulu waktu SD aku gemar sekali menulis cerpen, hingga saat itu aku mengikuti kompetisi tingkat kabupaten.  kemudian vacuum waktu SMP, karena waktu itu selain aku sibuk dengan pelajaran sekolah, aku aktif menjadi ketua OSIS, Sibuk juga membentuk Band Musik dan harus latihan tiap hari untuk suatu pergelaran musik. Waktu SMA pun selain sibuk pelajaran, aku juga mengikuti banyak Ekskul seperti Theater, Seni rupa, Bhs. Jepang dsb. Namun disela-sela itu, aku juga pernah menulis cerpen Cerita Cinta Remaja untuk Majalah sekolah, berkali-kali aku mengirimnya namun tak satupun dimuat, setelahnya aku berpikir untuk membuat cermis (cerita misteri), dan akhirnya aku membuatnya. Alhamdulillah sukses ceritaku dimuat. Kemudian beranjak masa akhir study SMA, aku fokus untuk masuk bidang Akuntansi atau Manajemen. Dulu saat itu juga aku pernah mengikuti tes minat dan bakat yang menunjukkan aku harus masuk Fakultas Sastra. Aku mengacuhkannya karena jadi Sastrawan tidak jelas kehidupannya. Dan akhirnya aku masuk D3 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Udayana, dengan nilai kelulusan sangat memuaskan. Hingga aku saat ini bekerja sebagai Staff Accounting. Dan Entah mengapa saat kuliah hingga kinipun aku merasa ada yang kurang bahagia, atau Click dalam menjalani hidupku.

Akhirnya sampai aku menulis artikel ini aku masih terus berpikir “apakah aku akan menjadi seorang Penulis saja”.

 

Sebagai referensi lain, pada Artikel pertamaku, Bpk. Mario Teguh, Seorang Motivator di Acara Goden Ways Metro TV, mengatakan bahwa : suatu bisnis atau Usaha akan sukses di tentukan oleh empat hal, yaitu :

……………..

 

Maka dari itu mungkin inilah keyakinan dari suara hati/ panggilan jiwaku untuk menjadi seorang penulis, Oke, Aku Akan Berusaha Mewujudkannya. Mumpung masih muda dan belum terlambat usia.

Kita lihat saja nanti…Perubahan untuk maju adalah sangat penting untuk masa depan kita. Seperti Iklan Susu Bendera (Berubahlah untuk Maju). Bukan Iklan lho J

 

Itulah inspirasi yang aku dapatkan, semoga bisa merubah hidup lebih baik.

 

Jika Pembaca ada yang mengalami hal yang serupa, mohon untuk memberikan komentar.

Mungkin bisa menambah wawasan Inspirasi dan Motivasi kita bersama.

Terima kasih

Oleh: Lutfi QQ | 21 Agustus 2008

Sebuah Motivasi

Catatan 1 :

Dikutip dari motivasi Andrie Wongso :

 

Sukses itu adalah hak kita.

Sukses itu harus disadari.

Sukses itu harus diperjuangkan.

 

Untuk sukses kita harus menumbuhkan sikap Kejujuran, Keberanian & Keyakinan dalam diri kita.

 

Catatan 2 :

Dikutip dari motivasi Mario Teguh (www.marioteguh.asia).

Dalam acara The Golden Ways, Metro TV, Minggu 24 Agustus 2008 :

 

Jangan pernah bilang ‘saya yakin bisa’ pada sesuatu yang kita yakini mampu melakukannya, karena itu mendahului kehendak dan kuasa Tuhan. Tapi berharapan baik-lah pada sesuatu yang kita yakini mampu tersebut. Yaitu dengan mengucapkan ‘saya berharapan baik’.

 

Suatu perencanaan usaha atau bisnis akan berhasil dengan sukses apabila kita :

  1. Berbahagia melakukannya.
  2. Mudah untuk dilakukan.
  3. Dikenali dengan baik sekali.
  4. Tahu melakukannya dengan benar, ditempat yang benar dan apabila terjatuh, jatuhnya pada posisi yang benar.

 

Berpihaklah pada ucapan yang membesarkan diri kita, dan acuhkanlah ucapan-ucapan yang mengecilkan/merendahkan kita.

 

Jangan pernah takut pada ucapan yang mengecilkan diri kita, kalau kita tidak mengizinkannya.

 

Catatan 3 :

Dikutip dari motivasi Subroto Laras :

 

Kesuksesan lahir dari seseorang yang memiliki Visi, Kejujuran, dan Sikap Pantang Mundur (Fight).

 

 

« Newer Posts

Kategori